Skip to main content

Tips cara menanam kaliandra untuk pakan ternak

 Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menanam Kaliandra sebagai pakan ternak:

    1. Pilih lokasi yang tepat: Kaliandra tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim tropis atau subtropis. Lokasi yang tepat adalah tempat yang terkena sinar matahari langsung selama sebagian besar hari dan tidak terlalu terkena angin kencang. Pastikan juga lokasi memiliki akses air yang cukup.


   

 2. Persiapkan tanah: Persiapkan tanah dengan mencangkul dan menggemburkan tanah hingga kedalaman sekitar 30 cm. Buang bebatuan dan gulma yang tidak diinginkan.

    3. Penanaman: Kaliandra dapat ditanam dengan biji atau dengan stek batang. Jika menggunakan biji, rendam biji dalam air selama 24 jam sebelum menanam. Tanam biji atau stek batang dalam lubang yang telah disiapkan dengan kedalaman sekitar 2-3 cm dan jarak antar tanam sekitar 1 meter.

    4. Perawatan: Kaliandra membutuhkan perawatan yang teratur untuk tumbuh dengan baik. Pastikan tanah selalu lembab dengan menyiraminya secara teratur. Gunakan pupuk nitrogen untuk meningkatkan pertumbuhan Kaliandra. Kaliandra juga membutuhkan pemangkasan secara berkala untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan meningkatkan produksi daun.

    5. Panen: Kaliandra dapat dipanen setelah sekitar 8-12 bulan setelah tanam. Potong pucuk tanaman dengan gunting atau pisau tajam, kemudian potong batang dengan tinggi sekitar 1 meter dari tanah.

Demikianlah beberapa langkah untuk menanam Kaliandra sebagai pakan ternak. Pastikan untuk mengikuti petunjuk dengan benar dan konsultasikan dengan ahli pertanian jika Anda mengalami kesulitan.


Comments

Popular posts from this blog

Program Kesehatan Ayam Broiler

Ini adalah program kesehatan ayam broiler yang dibuat berdasarkan produk-produk yang terdapat pada Bratajaya Poultry Shop. Program kesehatan ayam broiler ini sudah diuji coba pada kandang percobaan Bratajaya Farm.    

Tips sederhana menyusun Total Mixed Ration untuk pakan sapi komplit

 TMR atau Total Mixed Ration adalah campuran pakan yang terdiri dari berbagai bahan pakan yang sudah dicampur dalam satu wadah dan disajikan sebagai satu campuran utuh. TMR pakan sapi yang baik haruslah disusun dengan memperhatikan beberapa faktor, seperti kebutuhan nutrisi sapi, jenis dan kualitas bahan pakan yang tersedia, serta kondisi kesehatan sapi. Berikut adalah langkah-langkah untuk menyusun TMR pakan sapi yang baik:     1. Tentukan Kebutuhan Nutrisi Sapi: Dalam menyusun TMR, Anda perlu mengetahui kebutuhan nutrisi sapi, seperti protein, energi, mineral, dan vitamin. Kebutuhan nutrisi sapi dapat dihitung berdasarkan usia, bobot badan, produksi susu atau daging, dan aktivitas fisik sapi.     2. Pilih Bahan Pakan yang Berkualitas: Pilihlah bahan pakan yang berkualitas dan mudah dicerna oleh sapi. Bahan pakan yang dapat digunakan untuk TMR sapi antara lain hijauan (rumput, jagung, atau jerami), konsentrat (tepung jagung, dedak, bungkil kedelai), dan premix ...

Contoh sederhana Total Mixed Ration untuk pakan sapi

 Total Mixed Ration (TMR) adalah jenis pakan sapi yang terdiri dari campuran berbagai bahan pakan yang telah dicampur dalam proporsi yang tepat. Berikut ini adalah contoh TMR pakan sapi:      1. Rumput hijauan kering (30%)     2. Dedak padi (25%)     3. Jagung (20%)     4. Pelet konsentrat (15%)     5. Jerami (10%) Proporsi persentase di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi sapi berdasarkan usia, bobot, dan tingkat produksi. Contoh di atas hanya sebagai acuan umum untuk pembuatan TMR pakan sapi. Penting untuk konsultasi dengan ahli nutrisi hewan untuk memastikan TMR yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi sapi Anda.